Tidak boleh hasad kecuali dalam dua hal, yaitu (hasad kepada) orang-orang yang diberi kemampuan (membaca) al-Quran oleh Allah, lalu dia menegakkan (melaksanakan membaca) al-Quran baik diwaktu siang ataupun malam dan (hasad kepada) orang-orang yang diberi harta oleh Allah lalu dia infakkan baik diwaktu malam ataupun diwaktu siang

Hadist riwayat Muslim

Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang luamya dapat dilihat dari dalamnya dan dalamnya dapat dilihat dari luarnya, Allah menyediakannya bagi orang yang memberi makan, menebarkan salam dan shalat malam sementara orang-orang tidur

Hadist riwayat Ibnu Hibban

Shalatlah di tanah, jika mampu. Bila tidak, kerjakan dengan isyarat. Jadikanlah sujudmu lebih rendah dari rukukmu

Hadist riwayat Baihaqi

diriwayatkan dari Aisyah ra. : “Rasulullah Saw tidak pernah berbicara cepat dan terburu-buru atau samar-samar seperti kalian”.

Hadist riwayat Bukhari

diriwayatkan dari Anas bin Malik ra. : Rasulullah Saw pernah bersabda, “akan dipandang sebagai melakukan sedekah, seorang muslim yang menabur benih dan menanam pohon, kemudian manfaat diambil oleh manusia, burung-burung, atau hewan lainnya”.

Hadist riwayat Bukhari

Diriwayatkan dari Hudzaifah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, �suatu ketika sebelum mengambil nyawa seseorang, malaikat bertanya, �apakah kamu pernah berbuat baik selama hidupmu?� ia menjawab, �aku pernah menyuruh budak-budakku memberi waktu yang lapang kepada seorang kaya untuk membayar hutangnya pada waktu dia sempat dan memaafkan seseorang yang tengah dilanda kesulitan�. Maka Allah berkata kepada malaikat-Nya, �maafkan dia�.�

Hadist riwayat Bukhari

Janganlah engkau selalu menutupi kepunyaanmu, nanti Allah akan menutupi rezkimu

Hadist riwayat Bukhari dan Muslim

Janganlah kamu menjadi manusia musyrik, menyekutukan Allah swt dengan sesuatupun, meski kamu harus menerima resiko kematian dengan cara dibakar hidup-hidup atau tubuh kamu dibelah menjadi dua

Hadist riwayat Ibnu Majah

Abdullah bin Umar r.a. berkata: Rasulullah ketika menyebut Ramadhan bersabda: Jangan puasa sehingga kalian melihat hilal (bulan sabit) dan jangan berhari raya sehingga melihat hilal, maka jika tertutup oleh awan maka perkirakanlah.

Hadist riwayat Bukhari, Muslim